Postingan

Andai Kamu Tahu

Andai kamu tahu Seseorang dari masalalumu menunggumu Dengan sebuah kayakinan yang tersekat di dasar hati Bahwa kau akan kembali. Andai kamu tahu Bahwa ada seonggok sampah yang selalu setia padamu Setia mendoakanmu saat mata melihat gelap Setia mengharapkanmu meski sudah kau hancurkan beribu kali. Andai kamu tahu Disini tempat dimana puisi ini di tulis  Ada seseorang yang masih memenjarakanmu

Surat Untuk Kenangan

Kenangan adalah cerita yang sudah usai Tapi bukan berarti ingin ku raibkan Bukan pula ingin kubangkitkan Hanya menegaskan. Kenanganku denganmu masih hangat Masih memeluh urat nadiku Aku inginmu, inginkan semua tentangmu Meski ku tahu bahwa sang waktu enggan untuk di putar. Lewat surat ini kukirim sebaris mantra Kau bisa mengunyahnya saat kau mengingat namaku Seperti yang kulakukan saat malam

ALLAH ITU DEKAT

Puisi Allah itu dekat Dia selalu bisa melihat apapun yang kita kerjakan Kebaikan keburukan kemunafikan Semuanya ia tahu Allah itu dekat Dia selalu mengetahui apa yang ada di dasar kalbu Ketulusan kejujuran iman Semuanya ia tahu Allah itu dekat Dia selalu membaca apa yang sedang berputar di otak Rencana jahat baik pikiran kotor Semuanya ia tahu Allah itu dekat Engkau tahu itu

Jalan Takdir

Aku harus menerima semua kenyataan ini Kenyataan bahwa aku ini adalah seonggok sampah yang pantas ada di bawah kaki Aku selalu menjadi rentetan kegagalan dalam hidupku Aku pecundang yang setia. Apakah takdir begitu membenciku Hingga rasanya tidak ada sedikit keadilanpun yang memihakku Beginikah cara takdir memprrmainkanku? Sakit juga rupanya, karena kupikir hanya bebal. Aku memang rapuh

Cinta Bodoh Yang Ku Punya

Di pucuk surat itu kuwarna setia dengan rindu yang masih enggan pergi Berharap doaku selalu tuhan jabah Untukmu aku rela bodoh dan tolol Untukku melihatku saja kau enggan. Kita adalah dua jasad yang berdarah karena cinta Cintaku memenjarakanku di sudut kubur Matipun tidak terlihat menakutkan Iya aku mati dengan cinta yang kupunya. Tiada hal yang salah dalam hal mencintai Yang salah adalah

AKU MEMBENCIMU

Daku teramat sangat membencimu Namamu adalah minyak pembara amarah Rasa benci muak jijik menjadi satu Kental kentara. Daku teramat sangat membencimu Setiap kali mengingatmu Hatiku hancur dan otakku beku Rasanya tangan ini jelatang. Daku teramat sangat membencimu Bayangmu saja adalah ubun amarah Ragamu adalah dendam lautan yang siap menenggelamku Benci teramat benci aku padamu. Daku

INGIN MEMELUKMU

Ingin aku memelukmu Teramat ingin malah Ingin rasanya kujamah semua lekukmu Hangat dan tentram menyeruak bagai menyan. Ingin aku memelukmu Melingkar jasadmu yang ringkih Dengan sederhana Sesederhana pucuk rinduku padamu. Ingin aku memelukmu Membelai bulu kepalamu yang jagad Mencumbu bau yang sedang kawin di sana Menghirup bak kumbang penjilat merah. Ingin aku memelukmu Menyeretmu